Leading in Disruptive Era
Dalam satu dekade terakhir, lingkungan bisnis telah mengalami perubahan yang signifikan dampak dari 3 peristiwa besar yang terjadi secara global. Pertama adalah revolusi teknologi, diikuti pandemi yang baru saja berlalu serta peralihan ke generasi muda baik di pihak pelanggan maupun internal organsiasi. Tiga hal besar tersebut telah mendisrupsi tidak hanya aspek kehidupan kita namun juga cara-cara kita dalam bekerja. Hal ini menuntut organisasi bisnis untuk bisa menawarkan produknya (barang dan jasa) dengan lebih cepat dan lebih bermutu dengan harga yang lebih terjangkau (faster, better, cheaper). Hanya organisasi yang agile (lincah, fleksibel dan adaptif) yang akan bertahan dan berkembang di tengah perubahan tersebut. Charles Darwin pernah berkata “bukan yang paling pintar dan paling kuat yang akan bertahan dalam perubahan, melainkan mereka yang paling bisa beradaptasi”. Oleh karena itu, masa depan organisasi sangat bergantung dari kemampuan pemimpin dalam beradaptasi. Pemimpin harus memiliki kemampuan learning from the future. Tidak puas diri, tangguh, tulus, berani serta senantiasa mau mencoba cara kerja yang baru. Kini dikenal satu gaya yang mutlak harus dimiliki oleh setiap pemimpin yakni Ambidextrous Leadership. Kepemimpinan yang seimbang antara eksploitasi (mengoptimalkan sumber daya yang ada) dan eksplorasi (melakukan terobosan baru yang berdampak bagi masa depan). Diperlukan keseimbangan dalam mengelola dan memimpin, logika dan hati, struktur dan inovasi, konsep dan eksekusi, kontrol dan pemberdayaan, bekerja dan bermain, proses dan hasil, serta orientasi jangka pendek dan jangka panjang. Hal ini akan terwujud dengan diterapkannya Dual Operating System di perusahaan. Bila organisasi Anda saat ini sedang mengalami masalah di atas, kami siap menjadi mitra dalam mencari solusi dan studi banding. Didukung pengalaman memfasilitasi berbagai perusahaan besar di Indonesia, baik pemerintah, BUMN maupun swasta. Segera hubungi kami sekarang juga (Free 1 Slot Consultation)

